agency shop
agency shop
Ringkasan Singkat
Pengaturan tempat kerja di mana karyawan non-anggota serikat pekerja wajib membayar biaya representasi sebagai syarat kerja.
Agency shop adalah sebuah pengaturan antara serikat pekerja dan pemberi kerja di mana karyawan yang bukan anggota serikat pekerja tetap diwajibkan untuk membayar biaya representasi (biasanya setara dengan iuran yang dibayar oleh anggota) sebagai syarat kerja. Logika di balik sistem ini adalah bahwa semua karyawan, baik anggota maupun non-anggota, menikmati manfaat dari negosiasi kolektif yang dilakukan oleh serikat pekerja, sehingga mereka semua harus berkontribusi secara finansial untuk biaya operasional serikat tersebut.
Hal ini berbeda dengan union shop, di mana karyawan wajib bergabung dengan serikat, atau open shop, di mana tidak ada kewajiban untuk bergabung atau membayar biaya. Isu agency shop sering kali menjadi perdebatan dalam hukum perburuhan dan psikologi industri/organisasi terkait keadilan, kebebasan berserikat, dan dinamika kelompok di tempat kerja. Pengaturan ini bertujuan untuk mencegah masalah "free rider" atau orang yang menikmati keuntungan tanpa ikut menanggung biaya.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Bennett, J. T., & Kaufman, B. E. (2007). What Do Unions Do?: A Twenty-Year Perspective.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.